Karomah para Wali Allah


Imam Nawawi menjelaskan dalam kitab Bustanul Arifiin

اعلم أن مذهب أهل الحق إثبات كرامات الأولياء وأنها واقعة موجودة مستمرة في الأعصار ويدل عليه دلائل العقول وصرائح النقول

Ketahuilah bahwa sesungguhnya Madzhab yang benar menetapkan akan Karamat para Wali dan sesungguhnya Karamat Wali itu terjadi dan ada juga terus menerus (adanya dan terjadinya) disetiap zaman dan telah membuktikan akan adanya Karamat itu dalil-dalil aqal dan penjelasan dalil Naqal (al-quran hadits)

أما دلائل العقل فهي أمر يمكن حدوثه ولا يؤدي وقوعه إلى رفع أصل من أصول الدين فيجب وصف الله تعالى بالقدرة عليه وما كان مقدورا كان جائز الوقوع

Adapun dalil aqal yaitu bahwa Karomah adalah sesuatu yang mungkin (bukan mustahil) adanya dan tidak menjadikan (sebab terjadinya) kejadian itu, menghilangkan asal/pokok dari asalnya/pokoknya agama (Ushuluddin), maka wajib bagi kita mensifati Allah dengan sifat kuasa akan menjadikan (pada sesuatu yang jaiz) dan apa-apa yang dikuasakan maka itu boleh terjadi adanya.

Adapun dalil Naqli sebagimana qisah sayyidati Maryam (ibunda Nabi Isa Alaihisalaam)

وهزَّي إليكِ بجذعِ النَّخلةِ تُساقِط عليكِ رُطبَاً جنيًّا

Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, maka pohon itu akan menggugurkan/menjatuhkan kepadamu buah kurma yang masak (QS. Maryam: 25)

قال الإمام أبو المعالي رحمه الله تعالى إمام الحرمين ولم تكن مريم بنبية باجماع العلماء وكذا قاله غيره بل كانت ولية صديقة كما أخبر الله تعالى عنها.

Imam Abu al-Ma’ali Rahimahullah Ta’ala Imam Haromain berkata: dan bukanlah sayyidati Maryam seorang Nabi dengan kesepakatan ulama, dan begitu juga pendapat selain Ij’ma akantetapi dia adalah seorang Wali yang benar seperti yang telah dikabarkan Allah tentangnya.

وقوله تعالى: (كلَّما دخَلَ علَيها زكريَّا المِحرابَ، وَجَدَ عِندها رزقاً، قالَ يا مريمُ أنَّى لكِ هذا قالت هوَ من عندِ اللّهِ

Dan firman Allah :”Setiap Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakaria berkata: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?” Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah” (QS. Maryam)

ومن ذلك قصة صاحب سليمان عليه السلام حيث قال: أنَا آتِيك بهِ قبلَ أن يَرتدَّ إليكَ طرفُك

Dan dari sebagian dalil Naqli juga yaitu kisah orang-orang dekat Nabi Sulaiman Alaihi Salaam ketika dia berkata : “Aku akan membawa singgasana itu  kepadamu sebelum matamu berkedip.”

قال العلماء ولم يكن نبيا

Berkata para ulama dan tidaklah yang melakukan itu (orang yang dekat dengan Nabi Sulaiman Alaihi Salaam) dia adalah seorang Nabi

Iklan